Friday, July 15, 2011

TIPS Merawat Cupang Hias


Berminat merawat cupang hias? Untuk mendapatkan jenis yang baik, ada beberapa saran untuk itu.
Peliharalah yang masih bakalan (muda). Asalkan tidak cacat, berkelamin jantan, sehat dan lincah. Perhatikan pula warna tubuhnya yang harus cemerlang, warnanya harmonis, merata, baik di tubuh dan siripnya, serta bermental baja.
Menurut pengalaman para pakar, untuk memperoleh bakalan cupang hias yang baik memang tidak sesulit mendapatkan bakalan cupang aduan. Sebab cupang hias lebih mudah dilihat kelebihan fisiknya ketimbang jenis aduan yang kudu dinilai juga gaya bertarungnya, pukulan andalannya dan perilaku lain yang kadang susah ditebak jika tak melihat sendiri. Sementara cupang aduan belum dijamin kualitasnya hanya dengan melihat sosoknya.

Usia cupang bakalan yang ideal untuk dipelihara berkisar 1,5—5 bulan. Di umur itu, harganya lebih murah ketimbang kalau membeli yang dewasa. Lagi pula menyaksikan ia berkembang dan bertumbuh besar, punya keasyikan tersendiri. Saat ini cupang untuk kontes usianya 3—5 bulan dengan kategori yunior.

jenis Cupang hias dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

* Halfmoon (setengah bulan), cupang jenis ini memiliki sirip dan ekor yang lebar dan simetris menyerupai bentuk bulan setengah. Jenis cupang ini pertama kali dibudidaya di Amerika Serikat oleh Peter Goettner pada tahun 1982.
* Crowntail (ekor mahkota) atau serit, cupang jenis ini pertama kali dibudidayakan oleh seorang peternak cupang yang tinggal di daerah Jakarta Timur, pada tahun 1998[rujukan?]. Ciri utamanya adalah sirip dan ekornya yang menyerupai sisir sehingga di namakan serit.
* Double tail (ekor ganda)
* Plakat Halfmoon
* giant (cupang raksasa), cupang jenis ini merupakan hasil perkawinan silang antara cupang biasa dengan cupang alam, cupang jenis ini ukurannya bisa mencapai 12 cm

Mencegah cupang anda sakit
Ikan cupang anda pasti pernah sakit atau akan terserang penyakit. entah itu white spot, virus, cacingan, cendawan dibagian sirip dan yang terparah adalah penyakit perut busung. perhatikan beberapa hal penting yang harus dijaga.

*Air
Perhatikan suhu air agar tetap diantara 26-28'' celcius. disuhu tersebut ikan cupang akan sangat jarang terjangkit penyakit. lalu perhatikan kotoran yang terdapat didasar wadah. sifon kotoran tiap 2hari sekali dan tambahkan air baru. gunakan daun ketapang dan garam demi memaksimalkan kebutuhan cupang anda.

*Pakan
Pakan alami umumnya bukan hasil pengulturan sendiri. melainkan hasil tangkapan dari alam sekitar. dan dipastikan hasil dari tangkapan tersebut akan mendatangkan banyak virus dan bakteri yang tidak dikenali. alangkah baiknya bila hasil tangkapan pakan alami tersebut dibersihkan terlebih dahulu dengan cara di campurkan dengan air baru yang telah diberikan obat-obatan seperti methylene blue, gold 100, elbayu dan anti bakteri lainnya. lalu bersama dengan air tersebut pakan di aerasikan dengan gelembung udara selama beberapa menit. dan selanjutnya proses ini diulang beberapa kali sampai pakan terlepas dari virus-virus. setelah itu pakan siap disajikan.

*Peralatan
Mungkin anda tidak menyadari kalau peralatan yang digunakan seperti serokan, wadah, toples, dan lain-lain mungkin saja dapat menularkan penyakit dari cupang yang pernah terjangkit virus terkontaminasi terhadap cupang yang tidak terjangkit ketika menggunakan peralatan yang sama. maka ada baiknya dilakukan penjemuran matahari dan perendaman air hangat setiap saat terhadap alat yang ingin anda pergunakan tersebut.

Ikan Monster Air Tawar Arapaima gigas

Ikan ini merupakan ikan air tawar terbesar di dunia,namun sudah banyak sekali hobiis yang memelihara ikan ini di aquarium.Inilah artikel mengenai bagaiman cara memelihara Arapaima gigas/Piracucu!!!

- Setup Tank dan beberapa tips sekaligus deskripsi singkat.
Ikan ini memerlukan aquarium yang sangat besar,dikarenakan ikan ini dapat tumbuh dengan cepat dan maksimal tumbuh mencapai 5meter di alam liar.Untuk setuptank nya dapat dibuat polos seperti gambar aquarium diatas,dapat juga dengan gravel,bebatuan dan tanaman agar terkesan alami.Zona renang ikan ini biasanya berada di tengah dan atas permukaan dengan suhu 24-30derajat celcius.Untuk sedikit derskripsinya ikan ini termasuk ikan lidah bertulang/”Bony tounge”dan termasuk ikan yang dilindungi!!!

- Pakan.
Ikan ini termasuk ikan Karnivora yang memakan berbagai pakan hidup,walaupun dia masih dapat menerima pakan non hidup lainnya.
Hidup :Anakan ikan,Jangkrik/belalang,udang sungai,dan tikus.
Non hidup :Ikan mati,daging yang sudah diris-iris.

- Perkembangbiakan.
- Ikan ini berkembangbiak dengan cara mouthbrooder atau menyimpan anaknya didalam mulutnya.
Selanjutnya akan ditambahkan secepatnya!!!

- Penyakit yang sering menyerang ikan ini.
Masih belum diketahui beberapa penyakit yang rentan terhadap ikan ini,namun ikan ini termasuk ikan yang kuat,jadi dia tidak gampang mati pada saat baru memeliharanya!

- Tips dan Fakta tambahan.
1.Ikan ini masih bersaudara dengan Arowana yang sama-sama bony tounge.
2.Ikan ini mempunyai lidah yang hampir sepanjang 15meter!!!
3.Apabila sedang terjadi kekeringan disungai,maka ikan ini akan menggulungkan badannya dan membentuk bola lalu bersembunyi di dalam liang sampai air kembali datang.

Cara Memelihara Ikan arwana

Siapa sih yang tidak kenal dengan ikan yang satu ini, yap ikan arwana yang begitu mempesona. Bisa di bilang arwana adalah ikan yang sebagian besar mengisi ruang tamu rumah para kingkonglomerat, yang merupakan ikan bisa dibilang muuuahal.

Arwana termasuk famili ikan Osteoglasidae atau famili ikan "bony-tongue" (lidah bertulang), karena bagian dasar mulutnya berupa tulang yang berfungsi sebagai gigi. Arwana memiki berbagai julukan, seperti: Ikan Naga (Dragon Fish), Barramundi, Saratoga, PlaTapad, Kelesa, Siluk, Kayangan, Peyang, Tangkelese, Aruwana, atau Arowana, tergantung dari tempatnya.

Disini saya menshare sedikit tips cara merawat ikan arwana yang baik dan benar di dalam aquarium, sehingga ikan arwana anda tidak stres ataupun agar bisa berkembang dengan baik.

1. Perhatikan peralatan aquarium
Berhasil tidaknya akuarium menjadi tempat yang nyaman bagi ikan arwana, sungguh dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.

Aerator
Fungsi aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium, dan sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pembakaran ke luar dari akuarium. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.

Heater & Thermometer
Alat pemanas (heater) ini diperlukan terutama pada waktu suhu air akuarium turun drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air atau termometer juga dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini sangat dibutuhkan.

Filter
Fungsi filter atau penyaring untuk menyaring air dalam akuarium. Kerja filter mencakup ini untuk menyedot air akuarium, menyaring, dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium dalam kondisi bersih.

Lampu TL
Keberadaan lampu TL, selain menyinarkan cahaya, juga sanggup mempercantik penampilan akuarium. Tapi, jangan sampai sinar lampu TL justru menimbulkan panas yang melebihi kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80x40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.

2. rajin melakukan perawatan akuarium
mau tak mau jika anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium, cukuplah rajin melakukan perawatan. sebab déngan demikian itu, penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar, dan menyenangkan.

pemberian makanan
menu utama arwana dalam akuarium adalah kelabang. tapi jangan terus- menerus diberi kelabang, sebaiknya divariasi déngan makanan lain. contohnya: udang, kecoa, katak, lipan, kadal, maupun jangkrik.

pengontrolan & pergantian air
setiap hari diwajibkan mengontrol suhu dan ph air. adapun suhu air ideal bagi ikan arwana sekitar 25-27 derajat celcius. andaikata suhu air dingin, segera nyalakan heater hingga suhu air sesuai kebutuhan. sedangkan ph yang dikehendaki sekitar 6-8,5. andaikata ph terlalu rendah, maka tambahkan kapur ke dalam akuarium. selain itu, sanitasi air perlu diperhatikan pula, silakan mengobati air akuarium déngan malachite green, déngan frekuensi 3 minggu sekali.
dan jangan lupa, air akuarium juga diganti. namun pergantian air dipilahkan menjadi dua, yakni: (a) pergantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan volume 10% dari seluruh volume air akuarium, dan (b) total pergantian air dilakukan setiap 3 bulan sekali. jika anda menggunakan air pam, sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor mengendap, dan setelah itu bisa dimasukkan ke dalam akuarium.

3. penataan interior akuarium
kehidupan di dalam akuarium adalah replika lingkungan hidup di alam bebas. oleh karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium. ini berarti menuntut apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan anggunnya ikan arwana sanggup menampilkan nuansa kesejukan yang harmonis.

tanaman air
mengingat asal-muasal ikan arwana yang suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka kita pun siap menyediakan tanaman dimaksud. ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih antara lain: vallisneria spiralis, hidrilla verticillata, riccia fluiutana, higrophila polisperma, pistia stratiotes, najas indica, dan sebagainya.

pasir batuan
pasir digunakan sebagai landasan peletakan batuan. sebaiknya digunakan pasir sungai, yang masih bercampur dengan humus. di samping itu, diberi juga batuan dan termasuk karang-karangan. ukuran batu idéal berdia meter 3 mm. batuan tersebut memiliki berbagai corak dan warna yang beragam namun tetap indah.
 
© Copyright 2010-2011 Tips Memelihara Ikan Hias All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.